Di tengah sejuknya perbukitan Lembah Besoa, sebuah gerakan konservasi yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama resmi dimulai. Bertempat di Balai Pertemuan Desa Doda, Lore Tengah, Perkumpulan IMUNITAS Sulawesi Tengah bersama NTFP-EP Indonesia telah melaksanakan Sosialisasi Program Nature Heartbeat. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun komitmen bersama dalam mengembangkan Agroforestri Berbasis Konservasi di wilayah enclave Taman Nasional Lore Lindu khususnya di Desa Doda, Lembah Besoa.
Dalam kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh 35 peserta terdiri dari tokoh adat, pemerintah desa, dan tokoh pemuda. fokus utamanya adalah memperkenalkan sistem Agroforestri dan Agrofishery.
Shadiq Maumbu, Direktur Perkumpulan IMUNITAS mengatakn bahwa selama ini, ketergantungan tinggi pada lahan pertanian tradisional seringkali menciptakan tekanan bagi kawasan hutan seiring bertambahnya populasi. Program ini mengintegrasikan tanaman kayu, pangan, dan kolam ikan dalam satu lahan. Strategi ini dirancang untuk mengoptimalkan lahan seluas ±60 hektar milik 30 kepala keluarga petani.
“Tujuannya konkret: meningkatkan pendapatan rumah tangga petani minimal 30% dalam lima tahun ke depan sekaligus mengakhiri kebutuhan pembukaan lahan baru di dalam kawasan konservasi.” Jelas Direktur, dalam paparannya.
Selain nilai ekologis, Desa Doda yang merupakan bagian dari Lembah Besoa telah dicanangkan sebagai destinasi Seribu Megalit. Melalui integrasi program ini, para wisatawan nantinya tidak hanya akan disuguhi kemegahan patung-patung batu purbakala (megalit), tetapi juga dapat menyaksikan praktik nyata masyarakat dalam mengelola hutan secara berkelanjutan.
Johan Suli, Kepala Desa Doda mengatakan bahwa, melalui integrasi tanaman kehutanan, pertanian, hingga kolam ikan, masyarakat Doda kini bersiap untuk mandiri secara ekonomi tanpa harus membebani kawasan hutan.
“Kami menyambut baik inisiatif ini. Kami berharap kerja sama yang solid ini dapat meningkatkan kapasitas ekonomi petani lokal tanpa harus merusak warisan alam kami,” ujar Kepala Desa.
Tentang Nature Heartbeat
Nature’s Heartbeat adalah inisiatif global yang bertujuan memperkuat organisasi berbasis lanskap (akar rumput) untuk melindungi Kawasan Keanekaragaman Hayati Utama (KBA). Di Sulawesi Tengah, program ini difokuskan di lanskap Cagar Biosfer Lore Lindu Di Sulawesi Tengah







Diskusi tentang post