• Beranda
  • Kegiatan
    • Disaster Management
    • Community Development
    • Forest Management
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Profil
    • Staff
  • Kabar Imun
    • Galeri
    • Siaran Pers
  • Pengalaman Organisasi
Jumat, 8 Mei 2026
  • Masuk
Perkumpulan Imunitas Sulawesi Tengah
  • Beranda
  • Kegiatan
    • Disaster Management
    • Community Development
    • Forest Management
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Profil
    • Staff
  • Kabar Imun
    • Galeri
    • Siaran Pers
  • Pengalaman Organisasi
Tiada hasil
Lihat semua
Perkumpulan Imunitas Sulawesi Tengah
  • Beranda
  • Kegiatan
    • Disaster Management
    • Community Development
    • Forest Management
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Profil
    • Staff
  • Kabar Imun
    • Galeri
    • Siaran Pers
  • Pengalaman Organisasi
Tiada hasil
Lihat semua
Perkumpulan Imunitas Sulawesi Tengah
Tiada hasil
Lihat semua

Konsorsium SIKLUS bantu Mendokumentasikan Hukum Adat Kulawi.

Sudah saatnya hukum adat ditulis dan didokumentasikan.

Admin Imunitas Oleh Admin Imunitas
10 Juli 2022
pada Community Development, Forest Management, Galeri
0

Masyarakat Adat adalah komunitas-komunitas yang hidup secara turun-temurun di / pada suatu wilayah adat, yang memiliki kedaulatan atas tanah,dan kekayaan alam, kehidupan  sosial budaya, yang diatur oleh hukum adat dan lembaga adat yang mengelola  keberlangsungan kehidupan masyarakatnya.

Orang Kulawi atau to Kulawi adalah salah satu suku yang hidup dan berkembang di Provinsi Sulawesi Tengah. Nama Kulawi sendiri berasal dari nama sebuah pohon yaitu pohon Kulawi yang hidup sekitar daerah Kecamatan Kulawi, nama pohon tersebut kemudian menjadi identitas untuk menyebut suku Kulawi.

Suku Kulawi adalah salah satu dari berbagai Suku Bangsa di Indonesia yang masih memegang teguh adat istiadatnya. Lembaga adat Kulawi dikukuhkan berdasarkan garis keturunan dan dipilih berdasarkan tingkat pengetahuan serta pengalaman akan adat yang di terapkan.

Terdapat empat wilayah jaringan keadatan Kerajaan Kulawi yang disebut Opo Ngota berdasarkan sub etniknya, yaitu: (1) Moma: Kulawi; (2) Uma: Pipikoro; (3) Tado: Lindu; dan (4) Tobaku: Pipikoro. Jaringan tersebut terbentuk berdasarkan garis kekerabatan atas wilayah dan pengaruh penjajahan Belanda di wilayah tersebut.

Hukum Adat masyarakat Kulawi merupakan sebuah aturan yang tidak tertulis dan tidak dikodifikasikan, namun tetap ditaati dalam masyarakat karena mempunyai suatu sanksi tertentu bila tidak ditaati.

Konsorsium SIKLUS yang saat ini bekerja di lansekap Lariang untuk program GLA berinisiatif untuk memfasilitasi tokoh-tokoh adat Kulawi untuk melakukan pembahasan aturan-aturan adat yang telah didokumentasikan untuk dibahas dan dan dapat disetujui oleh tokoh-tokoh adat Kulawi untuk menjadi Pedoman adat Kulawi.

Koordinator Konsorsium SIKLUS, Shadiq mengatakan bahwa saat ini sudah ada inisiatif dari tokoh-tokoh adat Kulawi untuk menulis dan mendokumentasikan aturan-aturan adat masyarakat Kulawi yang selama ini diterapkan, namun dari hasil pendokumentasian tersebut masih dibutuhkan perbaikan dan penambahan informasi dari tokoh-tokoh adat yang ada di  dataran tinggi Kulawi.

“Pendokumentasian ini juga penting juga untuk melestarikan pesan-pesan leluhur agar tetap terjaga dan tersimpan untuk diketahui dan dipahami oleh generasi sekarang dan mendatang.” Ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota lembaga adat dan tokoh-tokoh adat dari desa – desa yang ada di dataran tinggi Kulawi pada lansekap Lariang.

Perkumpulan Imunitas bersama Karsa Institute yang tergabung dalam Konsorsium SIKLUS yang bekerja sama dengan NTFP-EP Indonesia saat ini masih terus berproses dalam Program Green Livelihood Alliance (GLA) 2.0 “Forest for just a future” Central Sulawesi.

 

Admin Imunitas

Admin Imunitas

Terkait Berita

Modal Badan Usaha Milik Desa Bisa dari Dana Desa
Community Development

Modal Badan Usaha Milik Desa Bisa dari Dana Desa

26 Februari 2025
IMUNITAS dan UNDP Bantu Pengelolaan Sampah di TPA Kawatuna
Community Development

IMUNITAS dan UNDP Bantu Pengelolaan Sampah di TPA Kawatuna

7 Juli 2024
Web Database Rotan Wallacea Resmi Dikenalkan ke Publik
Community Development

Web Database Rotan Wallacea Resmi Dikenalkan ke Publik

22 Mei 2024
Dari Teluk Kilat untuk Togean: Kesadaran Menjaga Ekosistem
Community Development

Dari Teluk Kilat untuk Togean: Kesadaran Menjaga Ekosistem

11 Juli 2023
Bantuan Pembangunan dan Renovasi Kelas Sementara
Galeri

Bantuan Pembangunan dan Renovasi Kelas Sementara

12 Juni 2023
Rekonstruksi Infrastrukur di Kab. Sigi
Galeri

Rekonstruksi Infrastrukur di Kab. Sigi

12 Juni 2023
Muat lagi
Berita selanjutnya

Relawan dan Forum PRB Tanam Mangrove di Pantai Pantoloan

Diskusi tentang post

By Categories

  • Agenda
  • Community Development
  • Disaster Management
  • Forest Management
  • Galeri
  • Kegiatan
  • Pengalaman
  • Publikasi
  • Siaran Pers
  • Uncategorized

TENTANG

Perkumpulan Imunitas Sulawesi Tengah

Ikuti Media Sosial Imunitas

Jl. Tanggul Selatan, Lorong Idaman No 2, Kelurahan Petobo, Kecamatan  Palu Selatan

Kota Palu-94232- Sulawesi Tengah

Email :

imunitas2012@gmail.com

  • About
  • Help
  • Feedback
  • Contact

© 2021 IMUNITAS - Perkumpulan Inovasi Komunitas Sulawesi Tengah

Tiada hasil
Lihat semua
  • Beranda
  • Kegiatan
    • Disaster Management
    • Community Development
    • Forest Management
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Profil
    • Staff
  • Kabar Imun
    • Galeri
    • Siaran Pers
  • Pengalaman Organisasi
  • Masuk

© 2021 IMUNITAS - Perkumpulan Inovasi Komunitas Sulawesi Tengah

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Buat Akun baru!

Isi form untuk mendaftar...

Semua bidang yang wajib. Masuk

Ambil kata sandi Anda

Masukkan nama atau email untuk mereset kata sandi Anda.

Masuk