• Beranda
  • Kegiatan
    • Disaster Management
    • Community Development
    • Forest Management
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Profil
    • Staff
  • Kabar Imun
    • Galeri
    • Siaran Pers
  • Pengalaman Organisasi
Sabtu, 8 Agustus 2026
  • Masuk
Perkumpulan Imunitas Sulawesi Tengah
  • Beranda
  • Kegiatan
    • Disaster Management
    • Community Development
    • Forest Management
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Profil
    • Staff
  • Kabar Imun
    • Galeri
    • Siaran Pers
  • Pengalaman Organisasi
Tiada hasil
Lihat semua
Perkumpulan Imunitas Sulawesi Tengah
  • Beranda
  • Kegiatan
    • Disaster Management
    • Community Development
    • Forest Management
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Profil
    • Staff
  • Kabar Imun
    • Galeri
    • Siaran Pers
  • Pengalaman Organisasi
Tiada hasil
Lihat semua
Perkumpulan Imunitas Sulawesi Tengah
Tiada hasil
Lihat semua

Festival Kulawi, Promosikan Kearifan Lokal Lanskap Lariang

Admin Imunitas Oleh Admin Imunitas
26 November 2024
pada Kegiatan, Siaran Pers
0

Perkumpulan IMUNITAS dan KARSA Institute yang tergabung dalam Konsorsium SIKLUS akan menggelar Festival Kulawi. Festival ini rencananya akan digelar 3 hari mulai tanggal 6 hingga 8 Desember 2024.

Ketua Panitia Festival Kulawi, Enjang Tri Budianto mengatakan, dataran tinggi Kulawi memiliki keragaman adat istiadat dan hingga hari ini masyarakat adat Kulawi atau biasa disebut To Kulawi masih terus melakukan upacara adat warisan leluhur. “Salah satu tradisi Kulawi yang sering dilakukan, bahkan juga sering kali tampil dalam beberapa event adalah tradisi Rego,” Ujar Enjang.

Festival Budaya merupakan salah satu sarana komunikasi yang sangat penting, dapat digunakan sebagai media pelestarian budaya dan tradisi. Pada saat yang bersamaan, festival Kulawi juga merupakan momen yang dapat mendorong semangat kreativitas dan mempromosikan keberagaman budaya serta warisan lokal, sehingga melalui festival ini masyarakat dapat merayakan dan menghormati nilai-nilai budaya mereka sembari mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan kreatif dan positif yang tentunya sesuai dengan kearifan lokal yang ada.

Lebih lanjut Enjang menjelaskan, Festival Kulawi dapat menjadi tonggak dalam mendorong semangat kreatif dalam menjaga sumber daya alam serta melestarikan budaya lokal, mempromosikan keberagaman budaya, dan memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat khususnya yang ada di dataran tinggi Kulawi.

Dalam pelaksanaannya nanti, akan terdapat beberapa kegiatan. Pertama, pertunjukan seni tari dan musik tradisional, utamanya yang terkait dengan budaya masyarakat setempat yang akan ditampilkan selama festival berlangsung.

Kedua, dialog budaya dan kearifan lokal masyarakat di lanskap Lariang. Dialog budaya bertujuan untuk mendokumentasikan dan melestarikan budaya serta tradisi masyarakat etnis Bada, Behoa, Lindu, Kulawi, Pipikoro dan Tobaku yang berada di lanskap Lariang agar tidak hilang atau terlupakan di tengah arus modernisasi. Pada waktu bersamaan, sesi ini akan memperkuat identitas budaya masyarakat di lanskap Lariang melalui pengakuan akan keunikan tradisi, adat istiadat, dan sistem nilai lokal.

Ketiga, Pameran produk hasil hutan bukan kayu (HHBK). Berbagai produk HHBK dan olahan pangan dan sandang, serta kerajinan yang mengedepankan nilai-nilai adil serta lestari akan disajikan oleh 12 kelompok masyarakat To Kulawi.

Festival ini terlaksana atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sigi, NTFP-EP Indonesia, dan Green livelihood Alliance (GLA), serta masyarakat dataran tinggi Kulawi.

Mojagai Katuwua

Masyarakat adat Kulawi (To Kulawi) yang bermukim di sekitar alam pegunungan atau dataran tinggi merupakan satu-kesatuan masyarakat adat yang hidup berdasarkan asal-usul leluhur dalam suatu wilayah geografis, dengan empat wilayah jaringan keadatan kerajaan Kulawi yang disebut Opo Ngata berdasarkan sub etniknya yaitu Moma Kulawi; Uma Pipikoro; Tado Lindu; Tobaku Pipikoro.

Semua wilayah itu memiliki sistem nilai dan sosial budaya yang khas, berdaulat atas tanah dan kekayaan alamnya, serta mengatur dan mengurus keberlanjutan kehidupannya dengan hukum dan kelembagaan adat.

Memiliki keanekaragaman hayati yang kaya, To Kulawi, secara turun-temurun mempunyai konsep-konsep kearifan tradisional dalam memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab. Salah satu konsep tradisional itu adalah Popahilolonga Katuwua.

To Kulawi dalam konsep Katuwua meyakini bahwa di bumi ini (I Wongko Lino) ada tiga unsur kehidupan yang mempunyai hubungan timbal balik, tumbuh dan berkembang biak, serta saling menghidupi, yaitu: Manusia (Tauna), hewan (Pinatuwua), dan tumbuh-tumbuhan (Tinuda/Hinua).

Label: festival kulawiKab. Sigimojagai katuwuaNTFP-EP Indonesia
Admin Imunitas

Admin Imunitas

Terkait Berita

OPEN CALL FELLOWSHIP JURNALIS PRB–API 2026
Siaran Pers

OPEN CALL FELLOWSHIP JURNALIS PRB–API 2026

20 Juli 2026
Menyadap Nira, Merawat Hutan
Forest Management

Menyadap Nira, Merawat Hutan

13 Juli 2026
Nature Heartbeat: Menjaga Detak Jantung Alam dari Lembah Besoa
Community Development

Nature Heartbeat: Menjaga Detak Jantung Alam dari Lembah Besoa

10 Juli 2026
Upaya Perlindungan Habitat Maleo Terus Dilakukan
Community Development

Upaya Perlindungan Habitat Maleo Terus Dilakukan

14 Juni 2026
Modal Badan Usaha Milik Desa Bisa dari Dana Desa
Community Development

Modal Badan Usaha Milik Desa Bisa dari Dana Desa

26 Februari 2025
IMUNITAS Fasilitasi Pelatihan Fasilitator EARR Central Sulawesi
Kegiatan

IMUNITAS Fasilitasi Pelatihan Fasilitator EARR Central Sulawesi

17 Juli 2024
Muat lagi
Berita selanjutnya
Modal Badan Usaha Milik Desa Bisa dari Dana Desa

Modal Badan Usaha Milik Desa Bisa dari Dana Desa

Diskusi tentang post

By Categories

  • Agenda
  • Community Development
  • Disaster Management
  • Forest Management
  • Galeri
  • Kegiatan
  • Opini
  • Pengalaman
  • Publikasi
  • Siaran Pers
  • Uncategorized

TENTANG

Perkumpulan Imunitas Sulawesi Tengah

Ikuti Media Sosial Imunitas

Jl. Tanggul Selatan, Lorong Idaman No 2, Kelurahan Petobo, Kecamatan  Palu Selatan

Kota Palu-94232- Sulawesi Tengah

Email :

imunitas2012@gmail.com

  • About
  • Help
  • Feedback
  • Contact

© 2021 IMUNITAS - Perkumpulan Inovasi Komunitas Sulawesi Tengah

Tiada hasil
Lihat semua
  • Beranda
  • Kegiatan
    • Disaster Management
    • Community Development
    • Forest Management
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Profil
    • Staff
  • Kabar Imun
    • Galeri
    • Siaran Pers
  • Pengalaman Organisasi
  • Masuk

© 2021 IMUNITAS - Perkumpulan Inovasi Komunitas Sulawesi Tengah

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Buat Akun baru!

Isi form untuk mendaftar...

Semua bidang yang wajib. Masuk

Ambil kata sandi Anda

Masukkan nama atau email untuk mereset kata sandi Anda.

Masuk